<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Apipfudin Kurnia</title>
	<atom:link href="http://apipnet.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://apipnet.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2009 07:29:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='apipnet.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1b1433eddea2a462fba69896e398d602?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Apipfudin Kurnia</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://apipnet.wordpress.com/osd.xml" title="Apipfudin Kurnia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://apipnet.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>20 Cara Menguatkan Iman</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/20-cara-menguatkan-iman/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/20-cara-menguatkan-iman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 07:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[dakwatuna.com - “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benarnya takwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.” (Ali Imran: 102) “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya, dan daripada keduanya Allah mengembangbiakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=76&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>dakwatuna.com -</strong> “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benarnya takwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.” (Ali Imran: 102)</p>
<p>“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya, dan daripada keduanya Allah mengembangbiakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang denan (menggunakan) nama-Nya kami saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (An-Nisa: 1)<span id="more-76"></span></p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan, barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya dia telah mendapatkan kemenangan yang besar.”</p>
<p>Begitulah perintah Allah kepada kita agar kita bertakwa. Namun, iman di dalam hati kita bukanlah sesuatu yang statis. Iman kita begitu dinamis. Bak gelombang air laut yang kadang pasang naik dan kadang pasang surut.</p>
<p>Ketika kondisi iman kita lemah dan kondisi lemah itu kita masih ada dalam kebaikan, kita beruntung. Namun, bila ketika kondisi iman kita lemah dan kondisi lemah itu membuat kita ada di luar koridor ajaran Rasulullah saw., kita celaka. Rasulullah saw. bersabda, “Engkau mempunyai amal yang bersemangat, dan setiap semangat mempunyai kelemahan. Barangsiapa yang kelemahannya tertuju pada sunnahku, maka dia telah beruntung. Dan, siapa yang kelemahannya tertuju kepada selain itu, maka dia telah binasa.” (Ahmad)</p>
<p>Begitulah kondisi hati kita. Sesuai dengan namanya, hati –dalam bahasa Arab qalban—selalu berubah-ubah (at-taqallub) dengan cepat. Rasulullah saw. berkata, “Dinamakan hati karena perubahannya. Sesungguhnya hati itu ialah laksana bulu yang menempel di pangkal pohon yang diubah oleh hembusan angin secara terbalik.” (Ahmad dalam Shahihul Jami’ no. 2365)</p>
<p>Karena itu Rasulullah saw. mengajarkan kepada kita sebuah doa agar Allah saw. menetapkan hati kita dalam ketaatan. “Ya Allah Yang membolak-balikan hati-hati manusia, balikanlah hati kami untuk taat kepada-Mu.” (Muslim no. 2654)</p>
<p>Hati kita akan kembali pada kondisi ketaatan kepada Allah swt. jika kita senantiasa memperbaharui keimanan kita. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri salah seorang di antara kamu sekalian sebagaimana pakaian yang dijadikan, maka memohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui iman di dalam hatimu.” (Al-Hakim di Al-Mustadrak, 1/4; Al-Silsilah Ash-Shahihain no. 1585; Thabrany di Al-Kabir)</p>
<p>Bagaimana cara memperbaharui iman? Ada 20 sarana yang bisa kita lakukan, yaitu sebagai berikut.</p>
<p>1. Perbanyaklah menyimak ayat-ayat Al-Quran</p>
<p>Al-Qur’an diturunkan Allah sebagai cahaya dan petunjuk, juga sebagai obat bagi hati manusia. “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra’: 82).</p>
<p>Kata Ibnu Qayyim, yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim untuk menyembuhkan hatinya melalui Al-Quran, “Caranya ada dua macam: pertama, engkau harus mengalihkan hatimu dari dunia, lalu engkau harus menempatkannya di akhirat. Kedua, sesudah itu engkau harus menghadapkan semua hatimu kepada pengertian-pengertian Al-Qur’an, memikirkan dan memahami apa yang dimaksud dan mengapa ia diturunkan. Engkau harus mengamati semua ayat-ayat-Nya. Jika suatu ayat diturunkan untuk mengobati hati, maka dengan izin Allah hati itu pun akan sembuh.”</p>
<p>2. Rasakan keagungan Allah seperti yang digambarkan Al-Qur’an dan Sunnah</p>
<p>Al-Qur’an dan Sunnah banyak sekali mengungkap keagungan Allah swt. Seorang muslim yang ketika dihadapkan dengan keagungan Allah, hatinya akan bergetar dan jiwanya akan tunduk. Kekhusukan akan hadir mengisi relung-relung hatinya.</p>
<p>Resapi betapa agungnya Allah yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui, yang memiliki nama-nama yang baik (asma’ul husna). Dialah Al-’Azhim, Al-Muhaimin, Al-Jabbar, Al-Mutakabbir, Al-Qawiyyu, Al-Qahhar, Al-Kabiir, Al-Muth’ali. Dia yang menciptakan segala sesuatu dan hanya kepada-Nya lah kita kembali.</p>
<p>Jangan sampai kita termasuk orang yang disebut ayat ini, “Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi dan seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.” (Az-Zumar: 67)</p>
<p>3. Carilah ilmu syar’i</p>
<p>Sebab, Al-Qur’an berkata, “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya ialah orang-orang yang berilmu.” (Fathir: 28). Karenanya, dalamilah ilmu-ilmu yang mengantarkan kita pada rasa takut kepada Allah.</p>
<p>Allah berfirman, “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Az-Zumar: 9). Orang yang tahu tentang hakikat penciptaan manusia, tahu tentang syariat yang diturunkan Allah sebagai tata cara hidup manusia, dan tahu ke mana tujuan akhir hidup manusia, tentu akan lebih khusyuk hatinya dalam ibadah dan kuat imannya dalam aneka gelombang ujian ketimbang orang yang jahil.</p>
<p>Orang yang tahu tentang apa yang halal dan haram, tentu lebih bisa menjaga diri daripada orang yang tidak tahu. Orang yang tahu bagaiman dahsyatnya siksa neraka, tentu akan lebih khusyuk. Orang yang tidak tahu bagaimana nikmatnya surga, tentu tidak akan pernah punya rasa rindu untuk meraihnya.</p>
<p>4. Mengikutilah halaqah dzikir<br />
Suatu hari Abu Bakar mengunjungi Hanzhalah. “Bagaimana keadaanmu, wahai Hanzhalah?” Hanzhalah menjawab, “Hanzhalah telah berbuat munafik.” Abu Bakar menanyakan apa sebabnya. Kata Hanzhalah, “Jika kami berada di sisi Rasulullah saw., beliau mengingatkan kami tentang neraka dan surga yang seakan-akan kami bisa melihat dengan mata kepala sendiri. Lalu setelah kami pergi dari sisi Rasulullah saw. kami pun disibukkan oleh urusan istri, anak-anak, dankehidupan, lalu kami pun banyak lupa.”</p>
<p>Lantas keduanya mengadukan hal itu kepada Rasulullah saw. Kata Rasulullah, “Demi jiwaku yang ada di dalam genggaman-Nya, andaikata kamu sekalian tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam dzikir, tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas kasurmu dan tatkala kamu dalam perjalanan. Tetapi, wahai Hanzhalah, sa’atah, sa’atan, sa’atan.” (Shahih Muslim no. 2750)</p>
<p>Begitulah majelis dzikir. Bisa menambah bobot iman kita. Makanya para sahabat sangat bersemangat mengadakan pertemuan halaqah dzikir. “Duduklah besama kami untuk mengimani hari kiamat,” begitu ajak Muadz bin Jabal. Di halaqah itu, kita bisa melaksanakan hal-hal yang diwajibkan Allah kepada kita, membaca Al-Qur’an, membaca hadits, atau mengkaji ilmu pengetahuan lainnya.</p>
<p>5. Perbanyaklah amal shalih</p>
<p>Suatu ketika Rasulullah saw. bertanya, “Siapa di antara kalian yang berpuasa di hari ini?” Abu Bakar menjawab, “Saya.” Lalu Rasulullah saw. bertanya lagi, “Siapa di antara kalian yang hari ini menjenguk orang sakit?” Abu Bakar menjawab, “Saya.” Lalu Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah amal-amal itu menyatu dalam diri seseorang malainkan dia akan masuk surga.” (Muslim)</p>
<p>Begitulah seorang mukmin yang shaddiq (sejati), begitu antusias menggunakan setiap kesempatan untuk memperbanyak amal shalih. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan surga. “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabb-mu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.” (Al-Hadid: 21)</p>
<p>Begitulah mereka. Sehingga keadaan mereka seperti yang digambarkan Allah swt., “Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam, dan pada akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah). Dan, pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (Adz-Dzariyat: 17-19)</p>
<p>Banyak beramal shalih, akan menguatkan iman kita. Jika kita kontinu dengan amal-amal shalih, Allah akan mencintai kita. Dalam sebuah hadits qudsy, Rasulullah saw. menerangkan bahwa Allah berfirman, “Hamba-Ku senantiasa bertaqarrub kepada-Ku dengan mengerjakan nafilah sehingga Aku mencintainya.” (Shahih Bukhari no. 6137)</p>
<p>6. Lakukan berbagai macam ibadah</p>
<p>Ibadah memiliki banyak ragamnya. Ada ibadah fisik seperti puasa, ibadah materi seperti zakat, ibadah lisan seperti doa dan dzikir. Ada juga ibadah yang yang memadukan semuanya seperti haji. Semua ragam ibadah itu sangat bermanfaat untuk menyembuhkan lemah iman kita.</p>
<p>Puasa membuat kita khusyu’ dan mempertebal rasa muraqabatullah (merasa diawasi Allah). Shalat rawatib dapat menyempurnakan amal-amal wajib kita kurang sempurna kualitasnya. Berinfak mengikis sifat bakhil dan penyakit hubbud-dunya. Tahajjud menambah kekuatan.</p>
<p>Banyak melakukan berbagai macam ibadah bukan hanya membuat baju iman kita makin baru dan cemerlang, tapi juga menyediakan bagi kita begitu banyak pintu untuk masuk surga. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: ‘Wahai hamba Allah, ini adalah baik.’ Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan shalat, maka dia dipanggil dari pintu shalat. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad, maka dia dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan puasa, maka dia dipanggil dari pintu ar-rayyan. Barangsiapa menjadi orang yang banyak mengeluarkan sedekah, maka dia dipanggil dari pintu sedekah.” (Bukhari no. 1798)</p>
<p>7. Hadirkan perasaan takut mati dalam keadaan su’ul khatimah</p>
<p>Rasa takut su’ul khatimah akan mendorong kita untuk taat dan senantiasa menjaga iman kita. Penyebab su’ul khatimah adalah lemahnya iman menenggelamkan diri kita ke dalam jurang kedurhakaan. Sehingga, ketika nyawa kita dicabut oleh malaikat Izrail, lidah kita tidak mampu mengucapkan kalimat laa ilaha illallah di hembusan nafas terakhir.</p>
<p>8. Banyak-banyaklah ingat mati</p>
<p>Rasulullah saw. bersabda, “Dulu aku melarangmu menziarahi kubur, ketahuilah sekarang ziarahilah kubur karena hal itu bisa melunakan hati, membuat mata menangism mengingatkan hari akhirat, dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor.” (Shahihul Jami’ no. 4584)</p>
<p>Rasulullah saw. juga bersabda, “Banyak-banyaklah mengingat penebas kelezatan-kelezatan, yakni kematian.” (Tirmidzi no. 230)</p>
<p>Mengingat-ingat mati bisa mendorong kita untuk menghindari diri dari berbuat durhaka kepada Allah; dan dapat melunakkan hati kita yang keras. Karena itu Rasulullah menganjurkan kepada kita, “Kunjungilah orang sakit dan iringilah jenazah, niscaya akan mengingatkanmu terhadap hari akhirat.” (Shahihul Jami’ no. 4109)</p>
<p>Melihat orang sakit yang sedang sakaratul maut sangat memberi bekas. Saat berziarah kubur, bayangkan kondisi keadaan orang yang sudah mati. Tubuhnya rusak membusuk. Ulat memakan daging, isi perut, lidah, dan wajah. Tulang-tulang hancur.</p>
<p>Bayangan seperti itu jika membekas di dalam hati, akan membuat kita menyegerakan taubat, membuat hati kita puas dengan apa yang kita miliki, dan tambah rajin beribadah.</p>
<p>9. Mengingat-ingat dahsyatnya keadaan di hari akhirat</p>
<p>Ada beberapa surat yang menceritakan kedahsyatan hari kiamat. Misalnya, surah Qaf, Al-Waqi’ah, Al-Qiyamah, Al-Mursalat, An-Naba, Al-Muththaffifin, dan At-Takwir. Begitu juga hadits-hadits Rasulullah saw.</p>
<p>Dengan membacanya, mata hati kita akan terbuka. Seakan-akan kita menyaksikan semua itu dan hadir di pemandangan yang dahsyat itu. Semua pengetahuan kita tentang kejadian hari kiamat, hari kebangkitan, berkumpul di mahsyar, tentang syafa’at Rasulullah saw., hisab, pahala, qishas, timbangan, jembatan, tempat tinggal yang kekal di surga atau neraka; semua itu menambah tebal iman kita.</p>
<p>10. Berinteraksi dengan ayat-ayat yang berkaitan dengan fenomena alam</p>
<p>Aisyah pernah berkata, “Wahai Rasulullah, aku melihat orang-orang jika mereka melihat awan, maka mereka gembira karena berharap turun hujan. Namun aku melihat engkau jika engkau melihat awan, aku tahu ketidaksukaan di wajahmu.” Rasulullah saw. menjawab, “Wahai Aisyah, aku tidak merasa aman jika di situ ada adzab. Sebab ada suatu kaum yang pernah diadzab dikarenakan angin, dan ada suatu kaum yang melihat adzab seraya berkata, ‘Ini adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami’.” (Muslim no. 899)</p>
<p>Begitulah Rasulullah saw. berinteraksi dengan fenomena alam. Bahkan, jika melihat gerhana, terlihat raut takut di wajah beliau. Kata Abu Musa, “Matahari pernah gerhana, lalu Rasulullah saw. berdiri dalam keadaan ketakutan. Beliau takut karena gerhana itu merupakan tanda kiamat.”</p>
<p>11. Berdzikirlah yang banyak</p>
<p>Melalaikan dzikirulah adalah kematian hati. Tubuh kita adalah kuburan sebelum kita terbujur di kubur. Ruh kita terpenjara. Tidak bisa kembali. Karena itu, orang yang ingin mengobati imannya yang lemah, harus memperbanyak dzikirullah. “Dan ingatlah Rabb-mu jika kamu lupa.” (Al-Kahfi: 24) “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lha hati menjadi tentram.” (Ar-Ra’d: 28)</p>
<p>Ibnu Qayim berkata, “Di dalam hati terdapat kekerasan yang tidak bisa mencair kecuali dengan dzikrullah. Maka seseorang harus mengobati kekerasan hatinya dengan dzikrullah.”</p>
<p>12. Perbanyaklah munajat kepada Allah dan pasrah kepada-Nya</p>
<p>Seseorang selagi banyak pasrah dan tunduk, niscaya akan lebih dekat dengan Allah. Sabda Rasulullah saw., “Saat seseorang paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia dalam keadaan sujud, maka perbanyaklah doa.” (Muslim no. 428)</p>
<p>Seseorang selagi mau bermunajat kepada Allah dengan ucapan yang mencerminkan ketundukan dan kepasrahan, tentu imannya semakin kuat di hatinya. Semakin menampakan kehinaan dan kerendahan diri kepada Allah, semakin kuat iman kita. Semakin banyak berharap dan meminta kepada Allah, semakin kuat iman kita kepada Allah swt.</p>
<p>13. Tinggalkan angan-angan yang muluk-muluk</p>
<p>Ini penting untuk meningkatkan iman. Sebab, hakikat dunia hanya sesaat saja. Banyak berangan-angan hanyalah memenjara diri dan memupuk perasaan hubbud-dunya. Padahal, hidup di dunia hanyalah sesaat saja.</p>
<p>Allah swt. berfirman, “Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun, kemudian datang kepada mereka adzab yang telah dijanjikan kepada mereka, niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.” (Asy-Syu’ara: 205-207)</p>
<p>“Seakan-akan mereka tidak pernah diam (di dunia) hanya sesaat saja pada siang hari.” (Yunus: 45)</p>
<p>14. Memikirkan kehinaan dunia</p>
<p>Hati seseorang tergantung pada isi kepalanya. Apa yang dipikirkannya, itulah orientasi hidupnya. Jika di benaknya dunia adalah segala-galanya, maka hidupnya akan diarahkan untuk memperolehnya. Cinta dunia sebangun dengan takut mati. Dan kata Allah swt., “Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (Ali Imran)</p>
<p>Karena itu pikirkanlah bawa dunia itu hina. Kata Rasulullah saw., “Sesungguhnya makanan anak keturunan Adam itu bisa dijadikan perumpamaan bagi dunia. Maka lihatlah apa yang keluar dari diri anak keturunan Adam, dan sesungguhnya rempah-rempah serta lemaknya sudah bisa diketahui akan menjadi apakah ia.” (Thabrani)</p>
<p>Dengan memikirkan bahwa dunia hanya seperti itu, pikiran kita akan mencari orientasi ke hal yang lebih tinggi: surga dan segala kenikmatan yang ada di dalamnya.</p>
<p>15. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah</p>
<p>“Barangsiapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu dari ketakwaan hati.” (Al-Hajj: 32)</p>
<p>“Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah, maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Rabb-nya.” (Al-Hajj: 30)</p>
<p>Hurumatullah adalah hak-hak Allah yang ada di diri manusia, tempat, atau waktu tertentu. Yang termasuk hurumatullah, misalnya, lelaki pilihan Muhammad bin Abdullah, Rasulullah saw.; tempat-tempat suci (Masjid Haram, Masjid Nabawi, Al-Aqha), dan waktu-waktu tertentu seperti bulan-bulan haram.</p>
<p>Yang juga termasuk hurumatullah adalah tidak menyepelekan dosa-dosa kecil. Sebab, banyak manusia binasa karena mereka menganggap ringan dosa-dosa kecil. Kata Rasulullah saw., “Jauhilah dosa-dosa kecil, karena dosa-dosa kecil itu bisa berhimpun pada diri seseornag hingga ia bisa membinasakan dirinya.”</p>
<p>16. Menguatkan sikap al-wala’ wal-bara’</p>
<p>Al-wala’ adalah saling tolong menolong dan pemberian loyalitas kepada sesama muslim. Sedangkan wal-bara adalah berlepas diri dan rasa memusuhi kekafiran. Jika terbalik, kita benci kepada muslim dan amat bergantung pada musuh-musuh Allah, tentu keadaan ini petanda iman kita sangat lemah.</p>
<p>Memurnikan loyalitas hanya kepada Alah, Rasul, dan orang-orang beriman adalah hal yang bisa menghidupkan iman di dalam hati kita.</p>
<p>17. Bersikap tawadhu</p>
<p>Rasulullah saw. bersabda, “Merendahkan diri termasuk bagian dari iman.” (Ibnu Majah no. 4118)</p>
<p>Rasulullah juga berkata, “Barangsiapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal dia mampu mengenakannya, maka Allah akan memanggilnya pada hati kiamat bersama para pemimpin makhluk, sehingga dia diberi kebebasan memilih di antara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya.” (Tirmidzi no. 2481)</p>
<p>Maka tak heran jika baju yang dikenakan Abdurrahman bin Auf –sahabat yang kaya—tidak beda dengan yang dikenakan para budak yang dimilikinya.</p>
<p>18. Perbanyak amalan hati</p>
<p>Hati akan hidup jika ada rasa mencintai Allah, takut kepada-Nya, berharap bertemu dengan-Nya, berbaik sangka dan ridha dengan semua takdir yang ditetapkan-Nya. Hati juga akan penuh dengan iman jika diisi dengan perasaan syukur dan taubat kepada-Nya. Amalan-amalan hati seperti itu akan menghadirkan rasa khusyuk, zuhud, wara’, dan mawas diri. Inilah halawatul iman (manisnya iman)</p>
<p>19. Sering menghisab diri</p>
<p>Allah berfirman, “Hai orang-ornag yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (Al-Hasyr: 18)</p>
<p>Umar bin Khattab r.a. berwasiat, “Hisablah dirimu sekalian sebelum kamu dihisab.” Selagi waktu kita masih longgar, hitung-hitunglah bekal kita untuk hari akhirat. Apakah sudah cukup untuk mendapat ampunan dan surga dari Allah swt.? Sungguh ini sarana yang efektif untuk memperbaharui iman yang ada di dalam diri kita.</p>
<p>20. Berdoa kepada Allah agar diberi ketetapan iman</p>
<p>Perbanyaklah doa. Sebab, doa adalah kekuatan yang luar biasa yang dimiliki seorang hamba. Rasulullah saw. berwasiat, “Iman itu dijadikan di dalam diri salah seorang di antara kamu bagaikan pakaian yang dijadikan, maka memohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui iman di dalam hatimu.”</p>
<p>Ya Allah, perbaharuilah iman yang ada di dalam dada kami. Tetapkanlah hati kami dalam taat kepadamu. Tidak ada daya dan upaya kami kecuali dengan pertolonganMu.</p>
<p><em>Sumber : http://www.dakwatuna.com/</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=76&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/20-cara-menguatkan-iman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>1001 hikmah shalat subuh</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/1001-hikmah-shalat-subuh/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/1001-hikmah-shalat-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 06:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya” Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu? “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=73&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya” Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu?  “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]<span id="more-73"></span><br />
Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rekaatnya; hanya dua rekaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)  Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.  “Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.  “Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]  Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga, Insya Allah.  “Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”. “Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka &#8211; padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka &#8211; ‘Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga’. ” [HR Al-Bukhari]  Sedangkan bagi wanita &#8211; walau shalat di masjid diperbolehkan &#8211; shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu.  “Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]  Banyak permasalahan, yang bila diurut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. “Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat?” (QS Huud:81)  Rutinitas harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia.  “Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS Muhammad : 7)  “Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (QS Al-Hajj:40)</p>
<p style="text-align:justify;">TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Ikhlaskan niat karena Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya</p>
<p style="text-align:justify;">2. Bertekad dan introspeksilah diri Anda setiap hari</p>
<p style="text-align:justify;">3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali</p>
<p style="text-align:justify;">4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh</p>
<p style="text-align:justify;">5. Carilah kawan yang baik (shalih)</p>
<p style="text-align:justify;">6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw (tidur awal; berwudhu sebelum tidur; miring ke kanan; berdoa)</p>
<p style="text-align:justify;">7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari</p>
<p style="text-align:justify;">8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding</p>
<p style="text-align:justify;">9. Bantulah dengan 3 buah bel pengingat(jam weker; telpon; bel pintu)</p>
<p style="text-align:justify;">10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga  Jika Anda telah bersiap meninggalkan shalat</p>
<p style="text-align:justify;">Subuh, hati-hatilah bila Anda berada dalam golongan orang-orang yang tidak disukai Allah untuk pergi shalat. Anda</p>
<p style="text-align:justify;">akan ditimpa kemalasan, turun keimanan, lemah dan terus berdiam diri.</p>
<p style="text-align:justify;">
<em>sumber : http://mudji.net/<br />
</em> Disarikan dari :     Buku “MISTERI SHALAT SUBUH”     Menyingkap 1001 Hikmah Shalat Subuh Bagi Para Pribadi dan     Masyarakat</p>
<p style="text-align:justify;">Pengarang : DR. Raghib As-Sirjani</p>
<p style="text-align:justify;">Penerbit : Aqwam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=73&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/05/07/1001-hikmah-shalat-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengelola Handphone Seperti Personal Computer</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/27/mengelola-handphone-seperti-pc/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/27/mengelola-handphone-seperti-pc/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 17:58:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi HandPhone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Hallo.. Sekarang saya akan membagikan tips untuk mengelola HanPhone(HaPe) seperti mengelola Personal Computer(PC).. Tips ini di tujukan bagi anda yang biasa menggunakan PC tapi tidak ada salahnya bagi anda yang tidak biasa menggunakan PC untuk ikuti tips ini.. Dikarenakan keterbatasan pengetahuan penulis maka tips ini hanya menggunakan HaPe yang memiliki Sistem Operasi(SO),penulis hanya membahas HaPe [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=58&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo..</p>
<p>Sekarang saya akan membagikan tips untuk mengelola HanPhone(HaPe) seperti mengelola Personal Computer(PC)..</p>
<p>Tips ini di tujukan bagi anda yang biasa menggunakan PC tapi tidak ada salahnya bagi anda yang tidak biasa menggunakan PC untuk ikuti tips ini..</p>
<p>Dikarenakan keterbatasan pengetahuan penulis maka tips ini  hanya  menggunakan HaPe yang memiliki Sistem Operasi(SO),penulis hanya membahas HaPe dari pabrikan NOKIA mulai dari SO-60 2nd edition sampai 3rd edition..</p>
<p>ayo kita mulai tipsnya&#8230;<span id="more-58"></span><br />
Pertama-tama Penulis akan menyarankan untuk mendownload fexplorer,SeleQ atau FileExplorer(aplikasi yang pernah penulis gunakan) bagi pengguna SO-60 2nd edition dan Ybrowser bagi pengguna SO-60 3rd edition sebagai pengganti explore d PC anda..<br />
aplikasi di atas akan sangat mirip dengan explore d PC anda,anda akan menemukan drive yang ada d HaPe anda..nah bagi anda yang belum punya aplikasinya isi koment dibawah ini insyaalloh 4 hari setelah anda comment penulis akan memberikan file aplikasinya di blog ini lengkap dengan panduan instalasi di HaPe anda..So tinggalkan Koment d tulisan ini maka selanjutnya penulis akan melanjutkan aplikasi apa saja yang ada di HaPe anda yang sama dengan aplikasi di komputer anda..<br />
bersambung&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=58&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/27/mengelola-handphone-seperti-pc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet di genggaman anda</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/internet-di-genggaman-anda/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/internet-di-genggaman-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 05:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Awal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Internet di genggaman anda..Mungkin ini yang saya rasakan saat ini..aplikasi Hand phone(HaPe) saat ini sudah mendukung untuk bisa mengakses internet udah jelas kalo HaPe nya model terbaru..tapi ini untuk HaPe jenis lama yang keluar nya kira2 tahun 2004 saya bisa kasih tips tips yang saya ketahui..diantaranya untuk kalian yang pegang HaPe Nokia 3650 dan seterusnya..di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=47&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet di genggaman anda..Mungkin ini yang saya rasakan saat ini..aplikasi Hand phone(HaPe) saat ini sudah mendukung untuk bisa mengakses internet udah jelas kalo HaPe nya model terbaru..tapi ini untuk HaPe jenis lama yang keluar nya kira2 tahun 2004 saya bisa kasih tips tips yang saya ketahui..diantaranya untuk kalian yang pegang HaPe Nokia 3650 dan seterusnya..di sarankan untuk HaPe yang ada Sistem Operasi(SO) nya biar lebih mudah bukan berarti yang tanpa SO tidak bisa menggunakannya..Berikut beberapa tips yang harus anda lakukan<span id="more-47"></span><br />
pertama download opera Mini Untuk HaPe,saya rekomendasikan untuk medownload langsung dari hape dengan mengunjungi http://wap.getjar.com disarankan Versi 4 dan sesudahnya..<br />
opera mini ini gunanya sebagai browser di HaPe anda..walaupun sudah di sediakan browser bawaan tapi menggunakan opera mini akan lebih cepat&#8230;<br />
bersambung&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=47&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/internet-di-genggaman-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak-anak Indigo</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/anak-anak-indigo/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/anak-anak-indigo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 04:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Awal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak Indigo sebagai generasi yang dilahirkan saat ini, sebagian besar berumur 12 tahun atau lebih muda. Mereka BERBEDA. Mereka memiliki karakteristik yang sangat unik yang membuat mereka terlihat berbeda dari generasi anak-anak yang lain. INDIGO sebagai sebuah sebutan menunjukkan warna aura yang mereka bawa, yang mengindikasikan adanya chakra “Mata Ketiga”, yang menunjukkan kemampuan Psychic dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=45&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anak-anak Indigo sebagai generasi yang dilahirkan saat ini, sebagian besar berumur 12 tahun atau lebih muda. Mereka BERBEDA. Mereka memiliki karakteristik yang sangat unik yang membuat mereka terlihat berbeda dari generasi anak-anak yang lain. INDIGO sebagai sebuah sebutan menunjukkan warna aura yang mereka bawa, yang mengindikasikan adanya chakra “Mata Ketiga”, yang menunjukkan kemampuan Psychic dan ketajaman intuisi.<br />
Mereka adalah anak-anak yang umumnya tidak mudah diatur oleh kekuasaan, tidak mudah berkompromi, emosional dan beberapa diantaranya memiliki tubuh rentan, sangat berbakat atau berkemampuan akademis baik dan mempunyai kemampuan metafisis.<span id="more-45"></span></p>
<p>Sering dianggap Anak ADD, walaupun mudah bersikap empati dan iba terhadap orang lain ATAU terlihat sangat dingin dan tak berperasaan, dan memiliki kebijakan melebihi usianya. Apakah hal-hal tersebut seperti anda sendiri atau anak anda ?</p>
<p>Anak Indigo dilahirkan kedunia dengan tantangan yang tidak mudah dilalui. Mereka berada pada tingkat sensitivitas yang tinggi dan sulit dipahami, yang hanya dapat diterima oleh orangtua yang bersifat tidak menentang. Mereka memiliki karunia yang tidak biasa dan tidak banyak anak yang seperti ini. Sifat non-konformis terhadap system dan disiplin yang ada akan menyulitkan pada masa anak-anak dan bahkan hingga masa dewasa. Sifat ini akan membantu mereka dalam mencapai tujuan besar seperti; merubah sistem pendidikan, contohnya. Menjadii seorang Indigo tidaklah mudah, namun diramalkan sebagai pengemban misi. Anak-anak Indigo datang untuk memberikan vibrasi positif bagi planet kita ! Mereka adalah salah satu unsur utama yang akan memberikan pencerahan.</p>
<p>Sangat banyak tantangan positif untuk anak anda yang Indigo jika dia lahir sesudah tahun 1992. Lebih dari 85% anak Indigo lahir tahun 1992 atau sesudahnya, 90% lahir tahun 1994, dan 95% atau lebih lahir saat ini (beberapa orang mengatakan 99%) adalah anak-anak Indigo. Apakah hal ini artinya anda tidak termasuk jika lahir sebelum tahun 1992 ? TIDAK ! Saya memiliki data laporan bahwa mereka mulai lahir tahun 1980 an, tapi artinya dalam jumlah yang banyak. Saya percaya bahwa Indigo lahir setiap tahun, namun barangkali tidak dalam prosentase yang cukup besar untuk diperhatikan kehadirannya, dan lihatlah apa yang membuat mereka terlihat sangat unik. Jadi bisa saja saat ini anda adalah seorang Indigo berusia 24 atau 50 tahun.Apakah yang dimaksud dengan Anak Indigo ?<br />
(by : Wendy Chapman)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=45&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/22/anak-anak-indigo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penomena Caleg Stres</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/penomena-caleg-stres/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/penomena-caleg-stres/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 06:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 11 April 2009 &#124; 13:03 WIB GARUT, KOMPAS.com — Kini mulai bermunculan beberapa caleg di Kabupaten Garut yang diindikasikan kuat mengalami stres berat. Bahkan, sempat terjadi dua caleg dari dua parpol berbeda marah besar sambil berteriak menghujat tim suksesnya. Hal itu terjadi menyusul keduanya juga diindikasikan telah menebar uang sebelum pemungutan suara pada salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=38&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 11 April 2009 | 13:03 WIB</p>
<p>GARUT, KOMPAS.com — Kini mulai bermunculan beberapa caleg di Kabupaten Garut yang diindikasikan kuat mengalami stres berat. Bahkan, sempat terjadi dua caleg dari dua parpol berbeda marah besar sambil berteriak menghujat tim suksesnya.<span id="more-38"></span></p>
<p>Hal itu terjadi menyusul keduanya juga diindikasikan telah menebar uang sebelum pemungutan suara pada salah satu TPS di wilayah Kecamatan Wanaraja, Garut. Namun, setelah dilakukan penghitungan suara, hasil sementara menunjukkan keok atau kalah telak sehingga sempat ditenangkan sekaligus diamankan pada Polsek setempat. Namun, kini telah dilepaskan kembali ke alam bebas.</p>
<p>Selain itu, juga terdapat salah seorang caleg perempuan dari parpol tertentu yang mendadak meninggal dunia setelah mengetahui dari hasil perolehan suara sementaranya kalah telak, ungkap sumber yang enggan disebut namanya, juga enggan menyebutkan identitas caleg tersebut, Sabtu.</p>
<p>Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Dadang Sudrajat, menyatakan di ruang kerjanya, hendaknya seluruh caleg dari parpol mana pun bisa bersabar karena hingga kini masih berlangsung rekapitulasi penghitungan suara.</p>
<p>Dengan agenda pada 11-15 April berlangsung rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), dilanjutkan pada 17-19 April dilaksanakan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kabupaten, sehingga penetapan perolehan suara sahnya pada 19 April 2009.</p>
<p>&#8220;Diharapkan jangan emosional menyikapi perolehan suara sementara, juga hendaknya bisa menerima ikhlas apa pun hasilnya, sekaligus dapat terus-menerus memanjatkan doa kepada Allah SWT,&#8221; ungkap Dadang Sudrajat menyikapi mulai banyaknya caleg yang kini huleung jentul (banyak merenung sendiri) di daerahnya.</p>
<p>ABI<br />
Sumber : Ant<br />
Akses http://m.kompas.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=38&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/penomena-caleg-stres/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatur Nomor Halaman Dgn Peletakkan Berbeda-Beda di MS Word 2003</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/cara-mengatur-nomor-halaman-dgn-peletakkan-berbeda-beda-di-ms-word-2003/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/cara-mengatur-nomor-halaman-dgn-peletakkan-berbeda-beda-di-ms-word-2003/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 05:40:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/cara-mengatur-nomor-halaman-dgn-peletakkan-berbeda-beda-di-ms-word-2003/</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit perihal pengetikan di ms word. Bermula dari teman yang ingin membuat tugas akhir untuk membuat peletakan nomor halaman sesuai ketentuan dari universitas. Untuk penomoran halaman awal bab nomor halaman diletakkan di bagian bawah kanan. penomoran bukan awal bab diletakkan pada bagian kanan atas. Pernah sih membuat hal seperti itu, tapi lupa. Akhirnya browsing bentar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=34&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit perihal pengetikan di ms word.</p>
<p>Bermula dari teman yang ingin membuat tugas akhir untuk membuat peletakan nomor halaman sesuai ketentuan dari universitas. Untuk penomoran halaman awal bab nomor halaman diletakkan di bagian bawah kanan. penomoran bukan awal bab diletakkan pada bagian kanan atas. Pernah sih membuat hal seperti itu, tapi lupa. Akhirnya browsing bentar dapat deh caranya, maaf lupa link sumbernya. Dan dari pada terserak begitu saja yah diposting aja siapa tahu lupa lagi.<span id="more-34"></span><br />
Caranya: Jika kita belum mempunyai section pada halamannya, insert a section break di mana kita akan mengubah nomor halaman . Untuk melakukan ini , Klik di mana kita akan insert a section break. Pada menu Insert , pilih Break, dan Klik Section break Continuous, kemudian Klik OK.<br />
1.    Klik pada section pertama.<br />
2.    Pada menu View , Klik Header and Footer.<br />
3.    Klik pada footer dimana anda akan membuat nomor halaman.<br />
4.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Insert Page Number.<br />
5.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Format Page Number<br />
6.    Dalam kotak Number format, Klik format yang anda ingin beri nomor halaman pada section ini. Klik OK.<br />
7.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Page Setup.<br />
8.    Dalam kotak Headers and Footers, Klik kotak “Different first page” untuk mematikan nomor halaman pada halaman awal.<br />
9.    Klik pada footer dari section kedua.<br />
10.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Link to Previous untuk memutus koneksi antara footers dari dua sections.<br />
11.    Hapus nomor halaman pada footer section kedua.<br />
12.    Klik dalam header dari section kedua.<br />
13.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Link to Previous untuk memutus koneksi antara headers dari dua sections.<br />
14.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Insert Page Number.<br />
15.    Pada toolbar Header and Footer, Klik ikon Format Page Number.<br />
16.    Dalam kotak Number format, Klik format yang anda inginkan untuk nomor dalam section ini.<br />
17.    Tutup toolbar Header and Footer.</p>
<p>Ditulis Oleh: http://urip.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=34&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/cara-mengatur-nomor-halaman-dgn-peletakkan-berbeda-beda-di-ms-word-2003/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obat Stres</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/obat-stres/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/obat-stres/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 01:23:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Stres]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin baru aja dilaksanain Pemilu.. Didalam Pemilu ada yang menang dan banyak yang kalah.. Mungkin juga banyak yang mengalami stres. Nah ini cara menghadapi stres.. Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres: Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=31&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin baru aja dilaksanain Pemilu.. Didalam Pemilu ada yang menang dan banyak yang kalah.. Mungkin juga banyak yang mengalami stres.</p>
<p>Nah ini cara menghadapi stres..</p>
<p>Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:</p>
<p>Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.<span id="more-31"></span></p>
<p>Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,<br />
langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di tempat anda.</p>
<p>Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?</p>
<p>Perhatikan lingkunga sekitar anda</p>
<p>Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.</p>
<p>Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan<br />
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.</p>
<p>Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi<br />
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.</p>
<p>Hindari reaksi yang berlebihan;<br />
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?</p>
<p>Tidur secukupnya<br />
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.</p>
<p>Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar<br />
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.</p>
<p>Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda<br />
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.</p>
<p>Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri<br />
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.</p>
<p>Jangan membebani diri anda secara berlebihan<br />
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.</p>
<p>Ubahlah cara pandang anda<br />
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.</p>
<p>Lakukan sesuatu untuk orang lain<br />
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.</p>
<p>Hindari stress<br />
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.</p>
<p>Tingkatkan ketahanan diri anda<br />
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?.</p>
<p>Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress<br />
Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.</p>
<p>Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif</p>
<p>Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.</p>
<p>Sumber : http://www.studygs.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=31&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/17/obat-stres/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STUDI KASUS</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/studi-kasus/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/studi-kasus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 00:32:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Basis Data]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Studi Kasus Perancangan Database Di dalam suatu organisasi yang besar, sistem database merupakan bagian penting pada sistem informasi, karena di perlukan untuk mengelola sumber informasi pada organisasi tersebut. Untuk mengelola sumber informasi tersebut yang pertama kali di lakukan adalah merancang suatu sistem database agar informasi yang ada pada organisasi tersebut dapat digunakan secara maksimal. Tujuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=25&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Studi Kasus</p>
<p>Perancangan Database<br />
Di dalam suatu organisasi yang besar, sistem database merupakan bagian penting pada sistem informasi, karena di perlukan untuk mengelola sumber informasi pada organisasi tersebut. Untuk mengelola sumber informasi tersebut yang pertama kali di lakukan adalah merancang suatu sistem database agar informasi yang ada pada organisasi tersebut dapat digunakan secara maksimal.<span id="more-25"></span></p>
<p>Tujuan Perancangan Database<br />
• Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dari pengguna dan aplikasi<br />
• Menyediakan struktur informasi yang natural dan mudah di mengerti oleh pengguna<br />
• Mendukung kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek kinerja dari suatu sistem database</p>
<p>Berikut ini siklus kehidupan sistem informasi di mana terdapat siklus kehidupan sistem database.</p>
<p>Siklus Kehidupan Sistem Informasi (Macro Life Cycle )</p>
<p>Tahapan–tahapan yang ada pada siklus kehidupan sistem informasi yaitu :<br />
1. Analisa Kelayakan<br />
Tahapan ini memfokuskan pada penganalisaan areal aplikasi yang unggul , mengidentifikasi pengumpulan informasi dan penyebarannya, mempelajari keuntungan dan kerugian , penentuan kompleksitas data dan proses, dan menentukan prioritas aplikasi yang akan digunakan.<br />
2. Analisa dan Pengumpulan Kebutuhan Pengguna<br />
Kebutuhan–kebutuhan yang detail dikumpulkan dengan berinteraksi pada sekelompok pemakai atau pemakai individu. Mengidentifikasikan masalah yang ada dan kebutuhan-butuhan, ketergantungan antar aplikasi, komunikasi dan prosedur laporan.<br />
3. Perancangan<br />
Perancangan terbagi menjadi dua yaitu : perancangan sistem database dan sistem aplikasi<br />
4. Implementasi<br />
Mengimplementasikan sistem informasi dengan database yang ada<br />
5. Pengujian dan Validasi<br />
Pengujian dan validasi sistem database dengan kriteria kinerja yang diinginkan oleh pengguna.<br />
6. Pengoperasian dan Perawatan<br />
Pengoperasian sistem setelah di validasi disertai dengan pengawasan dan perawatan sistem<br />
Siklus Keh idupan Aplikasi Database ( Micro Life Cycle )<br />
Tahapan yang ada pada siklus kehidupan aplikasi database yaitu :<br />
1. Pendefinisian Sistem<br />
Pendefinisian ruang lingkup dari sistem database, pengguna dan aplikasinya.<br />
2. Perancangan Database<br />
Perancangan database secara logika dan fisik pada suatu sistem database sesuai dengan sistem manajemen database yang diinginkan.<br />
3. Implementasi Database<br />
Pendefinisian database secara konseptual, eksternal dan internal, pembuatan file–file database yang kosong serta implementasi aplikasi software.<br />
4. Pengambilan dan Konversi Data<br />
Database ditempatkan dengan baik, sehingga jika ingin memanggil data secara langsung ataupun merubah file–file yang ada dapat di tempatkan kembali sesuai dengan format sistem databasenya.<br />
5. Konversi Aplikasi<br />
Software-software aplikasi dari sistem database sebelumnya di konversikan ke dalam sistem database yang baru<br />
6. Pengujian dan Validasi<br />
Sistem yang baru telah di test dan di uji kinerja nya<br />
7. Pengoperasian<br />
Pengoperasian database sistem dan aplikasinya<br />
8. Pengawasan dan Pemeliharaan<br />
Pengawasan dan pemeliharaan sistem database dan aplikasi software</p>
<p>Proses Perancangan Database<br />
Ada 6 tahap untuk proses perancangan suatu database :<br />
1. Pengumpulan data dan analisis<br />
2. Perancangan database secara konseptual<br />
3. Pemilihan sistem manajemen database<br />
4. Perancangan database secara logika<br />
5. Perancangan database secara fisik<br />
6. Implementasi sistem database</p>
<p>Struktur dan Aplikasi<br />
Isi Data Database</p>
<p>Tahap 1 Analisis dan Pengumpulan kebutuhan pengguna Pengumpulan data Pengumpulan Pemrosesan</p>
<p>Tahap 2 Perancangan<br />
Konseptual Perancangan Konseptual skema Perancangan Transaksi dan Aplikasi</p>
<p>Tahap 3 Pemilihan Sistem Manajemen Database</p>
<p>Tahap 4 Perancangan<br />
Logik Perancangan Konseptual dan Eksternal skema Seberapa Batasan Kinerjanya</p>
<p>Tahap 5 Perancangan<br />
Fisik Skema internal</p>
<p>Tahap 6 Implementasi Perintah DDL<br />
Perintah SDL Implementasi transaksinya</p>
<p>Keterangan :<br />
Secara khusus proses perancangan berisikan 2 aktifitas paralel. Aktifitas yang pertama melibatkan perancangan dari isi data dan struktur database, sedangkan aktifitas kedua mengenai perancangan pemrosesan database dan aplikasi–aplikasi perangkat lunak.</p>
<p>Dua aktifitas ini saling berkaitan , misalnya mengidentifikasi data item yang akan disimpan dalam database dengan cara menganalisa aplikasi–aplikasi database. Dua aktifitas ini juga saling mempengaruhi satu sama lain. Contohnya tahap perancangan database secara fisik, pada saat memilih struktur penyimpanan dan jalur akses dari file suatu database dimana bergantung dengan aplikasi–aplikasi yang akan menggunakan file tersebut.<br />
Penentuan perancangan aplikasi–aplikasi database yang mengarah ke konstruksi skema database telah ditentukan selama aktifitas pertama.<br />
Ke-enam tahap yang telah disebutkan sebelumnya dapat di proses secara tidak berurutan . Dalam beberapa hal, dapat dilakukan modifikasi perancangan kembali ke tahap yang pertama (feedback loop) setelah melakukan tahap selanjutnya.</p>
<p>Tahap 1 : Pengumpulan data dan analisis<br />
Sebelum merancang suatu database, yang harus dilakukan adalah mengetahui dan menganalisis apa yang diinginkan dari pengguna aplikasi, sehingga proses ini disebut pengumpulan data dan analisis. Untuk menspesifikasikan kebutuhan yang pertama kali dilakukan adalah mengidentifikasi bagian lain di dalam sistem informasi yang berinteraksi dengan sistem database. Termasuk pengguna yang baru atau yang sudah lama juga aplikasinya, kebutuhan–kebutuhan tersebut dikumpulkan dan di analisa.</p>
<p>Kegiatan pengumpulan data dan analisis :<br />
• Menentukan kelompok pemakai dan areal bidang aplikasinya.<br />
Pengguna yang menguasai aplikasi yang lama dari setiap bagian dipilih untuk menyampaikan kebutuhan-kebutuhan dan menspesifikasikannya.<br />
• Peninjauan dokumentasi yang ada.<br />
Dokumen yang berhubungan dengan aplikasi yang akan dibuat dipelajari dan dianalisa, sedangkan dokumen lainnya seprti kebijakan manual, form, laporan–laporan dan bagan-bagan organisasi diuji dan ditinjau kembali untuk mengetahui apakah dokumen tersebut berpengaruh terhadap pengumpulan data dan proses spesifikasi<br />
• Analisa lingkungan operasi dan kebutuhan pemrosesan.<br />
Lingkungan operasional yang sekarang dan informasi yang direncanakan akan di gunakan dipelajari, termasuk menganalisa jenis–jenis dari transaksi dan frekuensi transaksinya seperti halnya alur informasi dengan sistem. Input dan output data untuk transaksi tersebut harus diperinci.<br />
• Pengumpulan respon terhadap daftar pertanyaan dan angket yang telah dibuat sebelumnya.<br />
Pengumpulan respon dari angket dan daftar pertanyaan berisikan prioritas para pengguna dan penempatan mereka di dalam berbagai aplikasi. Ketua kelompok mungkin akan ditanya untuk membantu para pengguna dalam memberikan informasi yang penting dan menentukan prioritas.</p>
<p>Teknik yang digunakan dalam penspesifikasian kebutuhan secara formal :<br />
• OOA ( Object Oriented Analysis )<br />
• DFD ( Data Flow Diagram )<br />
• HIPO ( Hierarchical Input Process Output )<br />
• SADT ( Structured Analysis &amp; Design )</p>
<p>Tahap 2 : Perancangan database secara konseptual<br />
Tujuan dari tahap ini adalah untuk menghasilkan skema konseptual untuk databse yang tidak tergantung pada sistem manajemen database yang spesifik. Penggunaan model data tingkat tinggi seperti ER/EER sering digunakan didalam tahap ini. Di dalam skema konseptual dilakukan perincian aplikasi–aplikasi database dan transaksi–transaksi yang diketahui .</p>
<p>Ada dua kegiatan di dalam perancangan database secara konseptual :<br />
• Perancangan skema konseptual :<br />
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan mengecek tentang kebutuhan– kebutuhan pemakai terhadap data yang dihasilkan dari tahap 1, dimana<br />
tujuan dari proses perancangan skema konseptual adalah menyatukan pemahaman dalam struktur database, pengertian semantik, keterhubungan dan batasan-batasannya, dengan membuat sebuah skema database konseptual dengan menggunakan model data ER/EER tanpa tergantung dengan sistem manajemen database</p>
<p>Ada dua pendekatan perancangan skema konseptual :<br />
• Terpusat<br />
Kebutuhan–kebutuhan dari aplikasi atau kelompok–kelompok pemakai yang berbeda digabungkan menjadi satu set kebutuhan pemakai kemudian dirancang menjadi satu skema konseptual.<br />
• Integrasi view–view yang ada<br />
Untuk masing–masing aplikasi atau kelompok–kelompok pemakai yang berbeda dirancang sebuah skema eksternal ( view ) kemudian view – view tersebut disatukan ke dalam sebuah skema konseptual.</p>
<p>Ada 4 strategi dalam perancangan skema konseptual :<br />
• Top down<br />
• Bottom Up<br />
• Inside Out<br />
• Mixed</p>
<p>• Transaksi<br />
Merancangan karakteristik dari transaksi–transaksi yang akan di implementasikan tanpa tergantung dengan DBMS yang telah dipilih. Transaksi–transaksi ini digunakan untuk memanipulasi database sewaktu diimplementasikan . Pada tahap ini diidentifikasikan input, output dan fungsional . Transaksi ini antara lain : retrieval, update dan delete, select dll.</p>
<p>Tahap 3 : Pemilihan Sistem Manajemen Database<br />
Pemilihan sistem manajemen database ditentukan oleh beberapa faktor a.l : Teknik, Ekonomi, dan Politik Organisasi</p>
<p>Faktor Teknik :<br />
• Tipe model data ( hirarki, jaringan atau relasional )<br />
• Struktur penyimpanan dan jalur pengaksesan yang didukung sistem manajemen database<br />
• Tipe interface dan programmer<br />
• Tipe bahasa queri</p>
<p>Faktor Ekonomi :<br />
• Biaya penyiadaan hardware dan software<br />
• Biaya konversi pembuatan database<br />
• Biaya personalia<br />
• Biaya pelatihan<br />
• Biaya pengoperasian<br />
• Biaya pemeliharaan</p>
<p>Faktor Organisasi :<br />
• Struktur data<br />
Jika data yang disimpan dalam database mengikuti struktur hirarki, maka suatu jenis hirarki dari sistem manajemen database harus dipikirkan.<br />
• Personal yang terbiasa dengan sistem yang terdahulu<br />
Jika staff programmer dalam suatu organisasi sudah terbiasa dengan sautu sistem manajemen database maka hal ini dapat mengurangi biaya latihan dan waktu belajar.<br />
• Ketersediaan dari service vendor<br />
Keberadaan fasilitas pelayanan penjual sangat dibutuhkan untuk membantu memecahkan masalah sistem.</p>
<p>Tahap 4 : Perancangan database secara logika ( Transformasi model data )<br />
Transformasi dari skema konseptual dan eksternal ( Tahap 2 ) ke model data sistem manajemen database yang terpilih, ada dua proses yaitu :<br />
• Transformasi yang tidak tergantung pada sistem, pada tahap ini transformasi tidak mempertimbangkan karakteristik yang spesifik atau hal– hal khusus yang akan diaplikasikan pada sistem manajemen database<br />
• Penyesuaian skema ke sistem manajemen database yang spesifik, di lakukan suatu penyesuaian skema yang dihasilkan dari tahap 1 untuk dikonfirmasikan pada bentuk implementasi yang spesifik dari suatu model data seperti yang digunakan oleh sistem manajemen database yang terpilih</p>
<p>Hasil dari tahap ini dituliskan dengan perintah DDL ke dalam bahasa sistem manajemen database terpilih. Tapi jika perintah DDL tersebut termasuk dalam parameter–parameter perancangan fisik , maka perintah DDL yang lengkap harus menunggu sampai tahap perancangan database secara fisik telah lengkap.</p>
<p>Tahap 5 : Perancangan Database Secara Fisik<br />
Proses pemilihan struktur penyimpanan yang spesifik dan pengaksesan file– file database untuk mencapai kinerja yang terbaik di bermacam–macam aplikasi<br />
Kriteria pemilihan perancangan fisik :<br />
• Waktu respon<br />
Waktu transaksi database selama eksekusi untuk menerima respon<br />
• Penggunaan ruang penyimpanan<br />
Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh database file dan struktur jalur pengaksesannya<br />
• Terobosan yang dilakukan file transaksi<br />
(Transaction troughput )<br />
Merupakan nilai rata–rata transaksi yang dapat di proses permenit oleh sistem database dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi<br />
Apabila waktu respon dari database tidak mencapai optimalisasi, maka pada tahap perancangan fisik ini dapat dilakukan denormalisasi.</p>
<p>Denormalisasi</p>
<p>Denormalisasi merupakan proses yang dilakukan pada database yang sudah dinormalisasi, dengan cara memodifikasi struktur tabel dan mengabaikan kerangkapan data (yang terkontrol) untuk meningkatkan kinerja database.</p>
<p>Proses denormalisasi termasuk :<br />
 Mengkombinasikan tabel-tabel yang terpisah dengan join<br />
 Mereplikasi/menduplikat data pada tabel</p>
<p>Tahap 6 : Implementasi<br />
Implementasi skema database logik dan fisik ke dalam penyataan DDL dan SDL dari sistem manajemen database yang telah dipilih, untuk digunakan dalam pembuatan file–file database yang masih kosong</p>
<p>Studi Kasus :</p>
<p>Di bawah ini deskripsi mengenai suatu perusahaan yang akan di representasikan dalam database dan buat sesuai dengan proses perancangan database dari tahap 1 s/d tahap 4.</p>
<p>1. Suatu perusahaan terdiri atas bagian–bagian, masing–masing bagian mempunyai nama, nomor bagian dan lokasi . Setiap bagian mempunyai seorang pegawai yang mempunyai seorang pimpinan yang memimpin bagian tersebut.<br />
2. Setiap bagian mengontrol sejumlah proyek dimana masing–masing proyek mempunyai nama, nomor proyek dan lokasi .<br />
3. Setiap pegawai menjadi anggota pada salah satu bagian tapi dapat bekerja di beberapa proyek . Untuk setiap pegawai yang bekerja di proyek mempunyai jam kerja per-minggu . Seorang pegawai mempunyai nama, nomor pegawai, alamat, jenis kelamin, tanggal lahir dan usia serta supervisor / penyelia langsung. Pegawai juga mempunyai tanggungan yang terdiri atas nama, jenis kelamin dan hubungannya dengan si pegawai.</p>
<p>Catatan = Kasus diambil dari contoh Diagram ER pada materi Model Entity Relationship (Sistem Basis Data 1/Pengantar Sistem Basis Data)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=25&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/studi-kasus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERANCANGA DATABASE</title>
		<link>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/perancanga-database/</link>
		<comments>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/perancanga-database/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 00:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apipnet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Basis Data]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apipnet.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Perancangan Database Pokok pemikiran dalam merancang database adalah bagaimana merancang database sehingga dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan kemudahannya untuk dikembangkan dimasa yang akan datang. Perancangan model konseptual perlu dilakukan disamping perancangan secara phisik. Pada perancangan konseptual, digunakan beberapa konsep pendekatan relasional namun tidak berarti konsep ini harus diimplementasikan ke model relasional saja tetapi juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=23&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perancangan Database<br />
Pokok pemikiran dalam merancang database adalah bagaimana merancang database sehingga dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan kemudahannya untuk dikembangkan dimasa yang akan datang. Perancangan model konseptual perlu dilakukan disamping perancangan secara phisik.<br />
Pada perancangan konseptual, digunakan beberapa konsep pendekatan relasional namun tidak berarti konsep ini harus diimplementasikan ke model relasional saja tetapi juga apat dengan model Hirarchi dan model Network.<span id="more-23"></span><br />
Tugas merancang database adalah bagian dari tugas database administrator . Model konseptual mengkombinasikan beberapa cara untuk memproses data dan untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung aplikasi tertentu dan tidak tergantung DBMS, Hadware yang digunakan.<br />
Pada perancangan model konseptual tinjauan dilakukan pada struktur data dan relasi antar file menggunakan model dan relasional.<br />
Terdapat dua teknik dalam merancang database yaitu :<br />
• Teknik Normalisasi<br />
• Teknik Entity Relationship<br />
Teknik Normalisasi<br />
Teknik normalisasi banyak digunakan terutama pemula karena mudah dipahami dan diaplikasikan.<br />
Dasar-dasar normalisasi<br />
• Normal form (bentuk normal) adalah suatu klas dari skema database relasi yang didefinisikan untuk memenuhi tujuan dari tingginya integritas dan maintainability<br />
• Kreasi dari suatu bentuk normal disebut normalisasi<br />
• Normalisasi dicapai dengan penganalisaan ketergantungan diantara setiap individu attribut yang diassosiasikan dengan relasinya</p>
<p>First normal form<br />
• Suatu relasi ada dalam kondisi First Normal Form (1NF) jika dan hanya jika semua domain yang tercakup terdiri hanya atomic value, misalnya tidak ada pengulangan group (domain-domain) dalam suatu tuple<br />
• Keuntungan dari 1NF dibanding Unnormalized relation (UNRs) adalah pada bentuk penyederhanaan representasi dan kemudahan dalam pengembangan menggunakan suatu query language<br />
• Kekuranannnya adalah kebutuhan terhadap duplikasi data<br />
• Sebagian besar sistem relasi (tidak semua) membutuhkan suatu relasi dalam bentuk 1NF<br />
Second Normal Form<br />
• Suatu superkey adalah suatu himpunan dari satu atau lebih attribute, yang mana, dimana diambil secara khusus yang memmungkinkan kita untuk mengidentifikasikan secara unik satu entitas atau relasi<br />
• Suatu Candidate key adalah suatu subset dari attribut-attribut pada superkey yang juga merupakan superkey dan tidak reducible ke superkey yang lain<br />
• Suatu primary key dipilih dari himpunan candidate key untuk digunakan pada suatu index untuk relasi yang bersangkutan<br />
• Kepemilikan dari satu atau beberapa attribute yang dapat didefinisikan secara unik dari nilai satu atau beberapa attribute disebut functional dependency<br />
• Diberikan suatu relasi (R), suatu himpunan (B) adalah functionally dependent pada himpunan attribut yang lain(A) jika, pada satu waktu tertentu, setiap nilai A diassosiasikan dengan satu nilai B, bentuk ini adalah suatu FD yang dinotasikan dengan A → B<br />
• contohR : {paper-id, inst-name, isnt-addr, editor-id, publ-id, auth-id, auth-name,auth-addr}Fds : paper-id, auth-id → auth-namepaper-id,auth-id → auth-addrpaper-id, auth-id → inst-namepaper-id, auth-id → inst-addrauth-id → auth-nameauth-id → auth-addrinst-name → inst-addrpaper-id → editor-idpaper-id → publ-idbentuk sederhanapaper-id, auth-id → auth-name, auth-addr, inst-name, inst-addrauth-id → auth-name, auth-addrinst-name → inst-addr<br />
paper-id → pub-id, editor-id<br />
• Suatu relasi adalah dalam posisi second normal form (2NF) jika dan hanya jika relasi tersebut juga dalam 1NF dan setiap nonkey attribute tergantung penuh pada primary key-nya<br />
• 2NF membutuhkan bahwa FD apapun didalam relasi harus berisi semua komponen dari primary key sebagai determinant, baik secara langsung atau transitif<br />
• contoh, primary key adalah paper_id, auth_id. Bagaimanapun, terdapat Fds yang lain (auth_Id → auth-name, auth-addr, and paper-id → pub-id, editor-id) yang berisi satu komponen dari primary key, tetapi tidak keduaduanya.<br />
• Mengapa harus 2NF, pertimbangkan keuntungan dari 1NF pada R. paper, pub-id dan editor-id dibuat duplikat. Untuk setiap author dari paper. Jika editor dari publikasi untuk suatu paper berubah, beberapa tuple harus pula di-update. Akhirnya, jika satu paper di ambil, semua tupple yang diassosiasikan harus dihapus. Bentuk ini akan memberikan efek samping pada penghapusan informasi yang mengassosiasikan suatu auth-id dengan auth-name dan auth-addr.<br />
• Suatu cara yang dapat dilakukan untuk hal tersebut adalah dengan mentransformasikan relasi kedalam dua atau beberapa relasi 2NF<br />
contohR1 : paper-id, auth-id → inst-name, inst-addrR2 : auth-id → auth-name, auth-addrR3 : paper-id → pub-id, editor-id<br />
Third Normal Form<br />
• Pada R1, inst_addr pasti diduplikat untuk setiap kombinasi paper_author yang mejelaskan satu inst_name. Juga, jika kita menghapus satu paper dari database, kita harus memberikan efek samping penghapusan assosiasi antara inst_name dan inst_addr.<br />
• Suatu relasi dalam Third Normal Form (3NF) jika dan hanya jika relasi tersebut dalam 2NF dan setiap non key attribute adalah nontransitive dependent pada primary key<br />
Contoh :R11 : paper-id, auth-id → inst-nameR12 : inst_name → inst_addrR2 : auth-id → auth-name, auth-addrR3 : paper-id → pub-id, editor-id<br />
Boyce-Codd Normal Form<br />
• Suatu Trivial FD adalah suatu bentuk YZ → Z<br />
• Suatu relasi R dalam kondisi Boyce-Codd Normal Form (BCNF) jika untuk semua nontrivial FD X → A, X adalah superkey<br />
• BCNF adalah suatu bentuk yang lebih kuat dari normalisasi ke tiga. 3NF equivalent dengan perkataan bahwauntuk setiap nontrivial FD X → A, dimana X dan A merupakan simple atau composite attribut, satu dari duakondisi harus dipenuhi.X adalah superkey, atauA adalah prime attribute<br />
• BCNF mengelimisasi kondisi kedua dari 3NF<br />
Penerapan Bentuk Normalisasi<br />
Proses perancangan database menggunakan metode normalisasi dapat dimulai dari dokumen dasar yang pakai dalam sistem.<br />
• Menuliskan semua data yang akan direkam, bagian yang double tidak perlu dituliskan. Terlihat record record yang tidak lengkap, sulit untuk membayangkan bagaimana bentuk record yang harus dibentuk untuk merekam data tersebut.<br />
• Bentuklah menjadi bentuk normal kesatu dengan memisah misahkan data pada field field yang tepat dan benilai atomic, juga seluruh record harus lengkap adanya. Bentuk file adalah flat file.<br />
Dengan bentuk normal kesatu ini telah dapat dibuat satu file dengan 11 field yaitu nomor factur, kode supplier, nama supplier, kode barang, nama barang, tanggal, jatuh tempo, quantitas, harga, jumlah, total satu factur.<br />
Teknik Entity Relationship ( ER )<br />
Konsep Entity Relationship (Cardinality)<br />
a. One to One Relationship<br />
Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah satu berbanding satu.<br />
Contoh :<br />
• pada pengajaran private satu guru satu siswa<br />
• “seorang guru mengajar seorang siswa, seorang siswa diajar oleh seorang guru”<br />
Gambar :</p>
<p>b. One to Many atau Many to One Relationship<br />
Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah satu berbanding banyak atau banyak berbanding satu.<br />
Contoh :<br />
• Dalam suatu perusahan satu bagian mempekerjakan banyak pegawai.<br />
• “Satu bagian mempekerjakan banyak pegawai, satu pegawai kerja dalam satu bagian”</p>
<p>c. Many to Many Relationship<br />
Hubungan file pertama dan file kedua adalah banyak berbanding banyak.<br />
Contoh :<br />
• Dalam universitas seorang mahasiswa dapat mengambil banyak matakuliah<br />
• “Satu mahasiswa mengambil banyak matakulih dan satu matakuliah diambil banyak mahasiswa.”</p>
<p>LANGKAH-LANGKAH PERANCANGAN TEKNIK ER<br />
Sumber awal data teknik perencanaan database dengan ER adalah data dictionary (kumpulan data).<br />
Langkah-langkah perancangan ER :<br />
1. Memilih kelompok atribut yang sama untuk dijadikan sebuah entitas dan menentukan primary key dengan syarat unik dan mewakili entitas<br />
2. Menggambarkan Cardinality dari ER diagram berdasarkan analisa relasi yang didapat. Relasi yang terjadi dapat One to One, One to Many dan Many to Many relationship<br />
3. Membentuk SKEMA DATABASE atau LRS (Logical Record Structure) berdasarkan ER diagram<br />
• Bila relasi One to One maka foreign key diletakkan pada salah satu dari 2 entitas yang ada atau menyatukan ke dua entitas tersebut.<br />
• Bila relasi One to Many maka foreign key diletakkan di entitas yang Many<br />
• Bila relasi many to many maka dibuat “file konektor” yang berisi 2 foreign key yang berasal dari kedua entitas<br />
Membentuk tabel-tabel berdasarkan primary key yang terpilih dengan syarat sudah mencapai aturan normalisasi sekurang-kurangnya 3NF dari Skema DB/LRS yang ada :<br />
PENERAPAN TEKNIK E &#8211; R<br />
Buatlah perancangan database dengan teknik ER untuk data dictionary berikut ini :<br />
• No. Anggota<br />
• Nama Anggota<br />
• Tgl. Lahir<br />
• Alamat<br />
• Tgl. Masuk<br />
• Kode Buku<br />
• Judul<br />
• Pengarang<br />
• Penerbit<br />
• Tahun Terbit<br />
• Tgl.Pinjam<br />
• Tgl. Kembali<br />
LANGKAH 1<br />
• Memilih kelompok atribut yang sama untuk dijadikan beberapa entitas dan menentukan primary key dengan syarat unik dan mewakili entitas<br />
• Dari data dictionary diatas dapat ditentukan 2 entitas yaitu :<br />
Ø Entitas Anggota (Primary key: No. Anggota)<br />
Ø Entitas Buku (Primary Key: Kode Buku)<br />
Anggota<br />
• No. Anggota<br />
• Nama Anggota<br />
• Tgl. Lahir<br />
• Alamat<br />
• Tgl. Masuk<br />
Buku<br />
• Kode Buku<br />
• Judul<br />
• Pengarang<br />
• Penerbit<br />
• Tahun Terbit<br />
• Atribut Tgl. Pinjam dan Tgl. Kembali tidak dimasukkan dulu kedalam salah satu entitas.<br />
LANGKAH 2<br />
• Menggambarkan Cardinality dari ER diagram berdasarkan analisa relasi yang didapat. Relasi yang terjadi dapat One to One, One to Many dan Many to Many relationship<br />
• Misalnya relasi yang terjadi :<br />
“Seorang anggota dapat meminjam banyak buku dan satu buku dapat dipinjamkan oleh banyak anggota”<br />
Gambar ER Diagram:</p>
<p>LANGKAH 3<br />
• Membentuk Skema DB atau LRS berdasarkan ER diagram<br />
• Bila relasi One to One maka foreign key diletakkan pada salah satu dari 2 entitas yang ada atau menyatukan ke dua entitas tersebut.<br />
• Bila relasi One to Many maka foreign key diletakkan di entitas yang Many<br />
• Bila relasi many to many maka dibuat “file konektor” yang berisi 2 foreign key yang berasal dari kedua entitas<br />
• LRS yang berbentuk :</p>
<p>LANGKAH 4<br />
• Membentuk tabel-tabel berdasarkan primary key yang terpilih dengan syarat sudah mencapai aturan normalisasi sekurang-kurangnya 3NF dari Skema DB/LRS yang ada :<br />
• Karena relasi yang terjadi many to many maka dibuat file konektor.</p>
<p>Referensi:<br />
http://zulidamel.wordpress.com/2007/09/24/perancangan-database/<br />
Sumber :<br />
http://af-kuliahku.blogspot.com/2008/02/perancangan-database-firmansyah0606022.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/apipnet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/apipnet.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=apipnet.wordpress.com&amp;blog=7355475&amp;post=23&amp;subd=apipnet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://apipnet.wordpress.com/2009/04/16/perancanga-database/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fd603c0764f3960a7ccb8feceb044c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apipnet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
