STUDI KASUS SISTEM BASIS DATA

16 04 2009

DEKONSTRUKSI SISTEM SEBAGAI BAHAN REKOMENDASI PENGEMBANGAN SISTEM
( STUDI KASUS http://www.bookpool.com )

Armadyah Amborowati, S,Kom
STMIK AMIKOM Yogyakarta
armagauthama@yahoo.com

Abstraksi

Business organization is more than aware to the fact that information is nothing less important than any other of its resources to be managed. When used wisely, it might even be a critical weapon to win the harsh competition.
Database management is a standard tool for the purpose. It is initiated with recognizing the pertinent data related to each other. Enterprise Data Modeling is used in this process to define the scope and generic content of a company’s database.
The paper uses http://www.bookpool.com, a web-based book store for object study. Using the method, the website is examined to reveal the entities and observing the relation constructed.

Kata Kunci : Basisdata, ERD, Sistem informasi

1. Latar belakang
Sejak dekade 90an perusahaan mulai menyadari adanya keunggulan kompetitif dan menyadari bahwa informasi adalah aset perusahaan selain mesin, material, manusia dan modal. Sejak itu ada istilah siapa yang mempunyai informasi akan menjadi pemenang. Data sebagai sumber informasi perlu dikelola dengan baik. Pengolahan data diterapkan dengan menggunakan database. Pihak Perusahaan ( manajer ) menggunakan pengetahuan yang diturunkan dari database untuk keunggulan kompetitif atau pengambilan keputusan.
Pengembangan database dalam pengembangan sistem informasi biasa dimulai dengan enterprise data modeling. Enterprise data modeling digunakan untuk menentukan lingkup dan isi umum dari database perusahaan. Perencanaan dan pengembangan sistem informasi ditujukan untuk menyelasaskan teknologi informasi dengan strategi bisnis dalam organisasi dan harapannya adalah untuk memperoleh manfaat maksimum terhadap investasi.
Seiring dengan perkembangan perusahaan banyak sekali para ahli teknologi informasi tidak memandang suatu sistem terintegrasi sehingga kesulitan dalam pengembangannya. Sistem akan ditimbal sulam untuk memenuhi kebutuhan manajemen. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan suatu perencanaan sistem secara menyeluruh.

2. Tujuan
Untuk melihat isi dari sebuah sistem ( http://www.bookpool.com ) yang nantinya bisa dijadikan bahan rekomendasi pengembangan sistem.

3. Masalah
Apakah metode untuk membangun database bisa digunakan untuk mendekonstruksi suatu sistem ?

4. Pembahasan
Perencanaan sistem informasi ditujukan untuk menyelaraskan teknologi informasi dengan strategi bisnis dalam organisasi. Harapannya adalah untuk memperoleh manfaat maksimum terhadap investasi. Pada tahap perencanaan terdiri dari 3 langlah, yaitu:
1. Indentifikasi faktor perencanaan strategi
a. Tujuan
b. CSF
c. Area Permasalahan
2. Identifikasi objek perencanaan perusahaan
a. Lokasi
b. Fungsi bisnis
c. Tipe-tipe entitas
3. Pengembangan model perusahaan
a. Dekomposisi fungsional
b. Diagram E-R
c. Matriks perencanaan
Proses pengembangan database merupakan bagian dari pengembangan sistem. Tiga tahap penting dalam perancangan database yaitu:
1. Perancangan secara konseptual
a. Diagram konteks
b. DFD
c. Model ER
2. Perancangan secara logis
– Translasi model ER ke dalam model relational
3. Perancangan secara fisik
– Penciptaan database, relasi ( tabel ), dan hal-hal lain terkait ke dalam bentuk fisik.

Dalam pembuatan atau pembangunan database ada beberapa tahap yang perlu dihatikan, antara lain:
• Tahap 1: Tentukan entities (object-object dasar) yang perlu ada di database
• Tahap 2: Tentukan attributes (sifat-sifat) masing-masing entity sesuai kebutuhan database
• Tahap 3: Tentukan relationships (hubungan-hubungan) di antara entities tersebut
• Tahap 4: Pembuatan ERD
• Tahap 5: Proses normalisasi database
• Tahap 6: Implementasi Database

Dari tahap atau metode tersebut dipakai untuk mendeskonstruksi situs http://www.bookpool.com. Tahap pertama adalah menentukan entitas.
4.1. Entitas adalah object dalam sistem yang memberikan suatu informasi. Entitas mempunyai sifat-sifat diantaranya adalah:
• Signifikan: memang perlu disimpan di database
• Umum: tidak menunjuk pada sesuatu yang khusus
• Fundamental: dapat berdiri sendiri sebagai entity yang dasar dan independent
• Unitary: merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipecah lagi

Dari capturan halaman Home diatas dapat ditemukan suatu entitas yang terdiri dari:
• Entitas Buku
• Entitas Subyek
• Entitas Subsubyek
• Entitas Penerbit

• Entitas Pengarang

• Entitas Penjualan
• Entitas Detai_penjualan

• Entitas Customer

• Entitas Review

• Entitas Testimonial

4.2. Tahap kedua, adalah menentukan atribute dari tiap entitas.
• Tentukan sifat-sifat (fields atau kolom) yang dimiliki tiap entity, serta tipe datanya.
• Attribute yang sesuai harus:
• Signifikan: memang penting dan perlu dicatat di dalam database
• Bersifat langsung (direct), bukan derived. Contoh attribute direct: tanggal_lahir
Contoh attribute derived: umur
• Tentukan attribute yang menjadi Primary Key untuk entity yang bersangkutan.
• Jika satu attribute tidak cukup, gabungan beberapa attribute bisa menjadi Composite Primary Key.
• Jika Composite Primary Key banyak (lebih dari 3 attribute), sebaiknya menambahkan attribute buatan yang menjadi Primary Key yang tunggal.

4.3. Tahap ketiga, menentukan Relationshipnya.
• Tentukan jenis hubungan di antara entity yang satu dengan entities yang lain.
• Macam hubungan ada 3:
• One-to-one (1:1)
• One-to-many (1:n)
• Many-to-many (m:n)
• Dalam membentuk hubungan di antara 2 entities, tentukan attribute mana yang digunakan untuk menghubungkan kedua entities tersebut.
• Tentukan entity mana yang menjadi tabel utama, dan entity mana yang menjadi tabel kedua.
• Attribute (dari tabel utama) yang menghubungkannya dengan tabel kedua menjadi Foreign Key di tabel kedua.

4.5. Tahap ke empat pembuatan ERD dan implentasi ERD dalam table.

4.6. Tahap ke lima proses normalisasi.
Dari Relationshipnya dicek apakah masih ada table-tabel yang belum normal, jika belum dilakukan normaslisasinya. Untuk contoh diatas setelah dicek, table-tabelnya sudah normal..

5. Kesimpulan
Situs http://www.bookpool.com sudah bisa didekonstruksi menggunakan teknik atau metode pembuatan atau membangun database dan hasilnya bisa dilihat dari relationshipnya.

Daftar Pustaka

1. Abdul Kadir, Sistem Basis Data, MTI, 2007.
2. Andrian The, Basis Data Praktikum, MTI, 2007.
3. Eko Nugroho, Sistem Informasi, MTI, 2007
4. Hoffer, Jeffey A., Modern Database Management 7ed, Prentice Hall, 2002.
5. http://www.bookpool.com

sumber : http://dosen.amikom.ac.id/downloads/artikel/DEKONSTRUKSI%20SITUS%20www.doc.

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: